Herbal Pegagan

Deskripsi:

Pegagan (Centella asiatica, (Linn), Urb.)merupakan tanaman asli India, Jepang, Cina, Indonesia, Afrika Selatan, Sri Lanka, dan Pasifik Selatan. Tanaman ini termasuk anggota keluarga peterseli yang memiliki rasa tawar dan tidak berbau. Umumnya tumbuhan ini tumbuh subur di sekitar air. Ciri lain, daun kecil berwarna hijau berbentuk kipas dengan bunga ungu atau putih.

Kandungan:
Kandungan utama adalah triterpenoid. Indikasi lain, Pegagan mengandung: asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahminoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam-garam mineral seperti garam kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, vellarine, dan zat samak.

Khasiat:
Dalam pengobatan, Pegagan dapat menyembuhkan berbagai kondisi serta memiliki beberapa potensi obat. Beberapa contoh dan potensi itu antara lain:
* Insufisiensi vena
Ketika pembuluh darah kehilangan elastisitas mereka, terjadi kebocoran pembuluh darah yang menyebabkan kaki membengkak (insufisiensi vena). Beberapa penelitian kecil menunjukkan pegagan dapat membantumengatasi masalah ini.

Penelitian menunjukkan penderita Insifisiensi vena yang mengkonsumsi Pegagan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi plasebo (istilah untuk obat yang dibuat tanpa bahan kimia yang kadang hanya berisi cairan garam).

Dalam studi lain, pada penderita varises yang mengkonsumsi Pegagan, tes USG menunjukkan perbaikan pada vena (artinya pelebaran vena berkurang).

Selain itu, Pegagan mengandung bahan kimia yang disebut senyawa triterpenoid. Pada hewan dan studi laboratorium, senyawa ini membantu menyembuhkan luka. Sebagai contoh, beberapa studi menunjukkan bahwa senyawa triterpenoid memperkuat kulit, meningkatkan antioksidan dalam luka, dan meningkatkan aliran darah ke daerah tersebut. Berdasarkan temuan ini, Pegagan telah digunakan secara topikal (dioleskan pada kulit) untuk luka bakar ringan, psoriasis, mencegah pembentukan bekas luka setelah operasi.

Kegelisahan
Dalam uji coba laboratorium, senyawa triterpenoid diduga dapat menurunkan kecemasan dan meningkatkan fungsi mental tikus. Penelitian menemukan bahwa orang yang kurang mengkonsumsi Pegagan mudah terkejut oleh kebisingan baru daripada mereka yang mengkonsumsi Pegagan. Respon terkejut karena kebisingan dapat menjadi indikator kecemasan. Peneliti berteori bahwa pegagan bisa membantu mengurangi gejala kecemasan manusia.

Insomnia
Pegagan juga bisa menjadi penenang ketika diberikan kepada hewan percobaan. Karena pengaruh itu, diduga Pegagan dapat membantu penderita insomnia mengatasi penyakitnya. Namun penelitian tersebut belum diujikan kepada manusia dan belum diketahui efek samping penggunaannya.

Sumber: UMM dan sumber lain sebagai pembanding.

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s